Friday, March 1, 2013

Preview Wigan vs Liverpool


Setelah weekend para kopites minggu lalu menjadi kelam karena tidak ada match Liverpool, minggu ini EPL kembali hadir dan Liverpool kebagian jatah malam minggu jam 12.30 malam. Setidaknya yang punya pacar sempat untuk jalan terlebih dahulu, dan yang jomblo pun punya banyak waktu untuk ngemodusin “target bunuhannya”. Meskipun saya yakin banyak yang bingung mau kemana nungguin match jam segitu. Dan itu wajar karena persentase Jomblo di BIGREDS Pontianak mencapai angka 90%.

Di Fixtures ke 28 ini, Liverpool akan bertandang ke The DW Stadium Markas dari Wigan. Tim yang baru saja mencukur Reading 0-3 ini penampilannya sedang menanjak belakangan ini. Sebelum mengalahkan Reading, Wigan sukses menaklukkan Huddersfield 1-4. Tapi yang membuat Liverpool bisa sedikit tenang adalah semua kemenangan itu diraih dikandang lawan. Catatan Wigan di kandang musim ini memang sangat buruk, 2 kali menang, 4 kali seri, dan 7 kali kalah. Bahkan dalam 6 laga terakhir di kandang di EPL Wigan belum pernah menang sama sekali. Jadi sebenarnya tidak ada alasan bagi Liverpool untuk gagal mendulang tiga poin.

Liverpool sendiri sukses menaklukkan Wigan 3-0 di Anfield lewat dua gol dari Suarez dan satu gol Enrique, dan kita berharap Steven Gerrard dkk. bisa mengulanginya malam nanti. Meskipun ada isu kalau Sturridge dan Sterling tidak bisa dimainkan, tapi kita harus percaya dengan pemain lainnya. Siapakah kira kira yang pantas mengisi starting eleven? 

Sunday, February 24, 2013

Liverpool 3 vs 1 Zenit


Kamis, 21 Februari 2012 menjadi “European Night” yang terakhir di Anfield untuk musim ini. Tidak ada lagi bangun bangun subuh untuk streaming bareng sampai musim depan dimulai kembali. Bahkan musim depan pun belum tentu bisa main di Eropa. Tapi kita harus optimis, demikian menurut para kopites di temlen saya. Kita harus optimis bisa main di UCL, biar bisa pasang patch starball dan Badge of Honour di jersey musim depan. Gleekkkk

Malam yang luar biasa keren di Anfield, dan inilah yang menghidupkan kata kata “This is Anfield !!!” Setelah sekian lama menjadi korban troll dari akun akun troll football dan sejenisnya. Yang mana mereka mengatakan bahwa sangat sulit untuk bisa menang di Anfield, sampai sampai Liverpool sendiri sulit untuk menang di sana. Terus terang, hati saya langsung berdarah membaca troll seperti itu. Bagaimana mungkin Anfield yang terkenal dengan keangkerannya menjadi bahan troll, kalau saya kenal adminnya mungkin sudah saya ajak ngopi bareng #ehhhh

Hikmah streaming lewat link dari SCTV adalah tidak ada iklannya, jadi ketika jeda babak pertama chant di Anfield terdengar dengan jelas. Ketika para kopites menyanyikan “You’ll Never Walk Alone” saya jadi teringat final Istanbul sambil berharap keajaiban itu akan terjadi lagi malam itu meskipun akhirnya tidak ada keajaiban yang terjadi dan Zenit tetap lolos. Tapi melihat perjuangan para pemain dan atmosfer di Anfield, laga malam itu menjadi sangat spesial. Semangat pantang menyerah pemain membuat usaha bangun subuh subuh kami tidak sia sia. Mereka tampil luar biasa meskipun tidak lolos.

Wednesday, February 20, 2013

Liverpool 5 vs 0 Swansea


Setelah terbengkalai sekian lama, akhirnya saya mencoba kembali iseng iseng menulis di blog tercinta ini. Sebenarnya momen saya comeback menulis agak kurang pas, karena Liverpool baru saja menang 5-0 melawan Swansea B. Jadi kesannya seolah olah setelah menang baru mau posting tentang Liverpool, dasar karbitan.

Saya tidak akan membahas masalah peringkat 4, karena itu urusannya Brendan Rangers dan anak buahnya. Cuma pengen membahas masalah permainan “SSB Bango” (kata temen seperjuangan di BIGREDS Pontianak). Saya juga tidak membahas masalah hastag #SayaMuak yang sempat menghebohkan jagad pertwitteran beberapa hari lalu. Biarkan para hardline berkreasi, kita sebagai orang kampung ya cuma bisa scroll temlen saja.

Datang ke markas ICI Pontianak (karena homebase kami lagi ada sedikit masalah, jadi kami meminjam Markas Interisti Pontianak) dengan jersey nameset Carragher hasil surfing di kaskus, saya tidak pernah menduga Liverpool sukses menaklukkan Swansea yang terkenal dijuluki “baju mirip Real Madrid, tapi gaya bermainnya mirip Barcelona” dengan skor telak 5-0. Tapi setelah melihat line up dari Swansea dan permainan ciamik Steven Gerrard dkk. (tsaaahhh, berasa jurnalis Tribun), saya merasa skor tersebut adalah hal yang wajar dan bahkan harusnya bisa mencetak gol lebih banyak.

Sunday, January 13, 2013

MANCHESTER UNITED (2) VS (1) LIVERPOOL

PEEEEP PEEEEEP PEEEEEP
FULL TIME Setan 2 Bangau 1, dan seketika juga Old Traford bergemuruh karena berhasil menaklukkan rival abadinya di kandang sendiri. Tapi nobar kami di ozone tak terpengaruh, tetap ngechant dengan lantang (maaf ane gak bisa ikut ngechant karena masih batuk) meskipun kalah. We are kopites and result didn't mean anything for us.

Bagaimana dengan jalannya pertandingan? Harus diakui sepanjang babak pertama EMYU memang bermain lebih baik dari Liverpool meskipun Howard Webb tidak pada peforma terbaiknya, tapi RVP menunjukkan bahwa dia adalah Goal Scorer dan dia menjalankan tugasnya dengan baik. EMYU bermain seperti biasa, menyerang lewat sektor sayap dan kali ini apa yang ane takutkan benar benar terjadi. Brendan memainkan Wisdom sebagai bek kanan dan Glenjo ditempatkan di bek kiri, hasilnya Wisdom gagal menjaga Evra dan gol pertama adalah merupakan assist dari Evrad ditambah lagi Agger gagal menutup pergerakan RVP. Gol yang sangat sangat biasa, seperti di PES 2011 (menoton).

Kan, gagal marking si nomor 20


Untuk sektor tengah, Gerrard dan Lucas bermain seperti biasa. Lucas sukses mematikan pergerakan RVP dengan intersep intersepnya, dan sang Kapten juga tidak tampil buruk pada malam ini. Masalah utama ada pada si nomor 24, berkali kali kehilangan bola dan hampir saja meyebabkan Welbeck mencetak gol andai saja Agger tidak melakukan blok dengan sempurna. Mungkin maksud Brendan Allen memainkan peran seperti Iniesta di Barcelona, tapi dia gagal. Carrik terlalu bebas melepaskan passing passing berbahaya tanpa ada gangguan sedikitpun. Inilah sebabnya kenapa ane lebih setuju kalo Henderson yang menjadi starter karena pergerakannya di beberapa match terakhir sangat baik, tapi itu semua hak Brendan dan ane sebagai Kopites cuma memberikan tanggapan.

MANCHESTER UNITED VS LIVERPOOL - PREVIEW

Beberapa jam menjelang pertandingan "BIG MATCH" antara Manchester United vs Liverpool, suasana di TL sudah panas sejak seminggu yang lalu. TweetWar sudah berlangsung sejak beberapa hari yang lalu, bahkan teman ane udah ada yang diajak ngopi bareng. Antusiasme yang luar biasa, statistik pun bertebaran di TL sampai sampai ane jadi lupa kalau besok ada UAS Statistik. Ditambah lagi dengan rumor transfer yang superngehek dari sejumlah media membuat "Scroll Temlen" menjadi pekerjaan yang sangat menyenangkan belakangan ini.


Bagaimanakah kira kira hasil pertandingan nanti malam? Tak ada yang tau, kecuali Ferguson, Howard Webb, dan FA #IfYouKnowWhatIMean .
Pembahasan di TL semakin menarik setelah mengetahui ternyata yang bakal memimpin match kali ini adalah LEGENDA HIDUP EMYU yaitu Howard Webb. Sangat menarik, bagaimana backfour LFC akan menghadapi duet RVP-Webb yang di klaim lebih menyeramkan dari duet Ronaldo-Rooney. Kartu dan penalti pun diprediksi akan menghiasi pertandingan kali ini. Tapi kita tak perlu khawatir dengan peforma Webb yang sangat mengagumkan selama memimpin laga EMYU, toh dia adalah wasit pertama yang menghadiahkan Liverpool penalti musim ini #YOLO

Thursday, January 3, 2013

Transfer Window


Jendela transfer musim dingin resmi dibuka pada tanggal 2 Januari beberapa hari yang lalu, dan langsung saja rumor transfer bertebaran memenuhi sekujur Timeline di twitter. Entah ada berapa puluh nama yang dikaitkan dengan Liverpool, bahkan mungkin ratusan nama. Dan para pecinta Liverpool di buat harap harap cemas menantikan siapa yang bakalan diperkenalkan sebagai pemain baru musim dingin ini. Entah sudah berapa nama yang dikatakan terlihat sedang menjalani test medis di Melwood. (jangan jangan The Telegraph nanti rilis foto ane lagi test medis di Melwood)

Akhirnya PHP awal yang sudah digossipkan sejak beberapa bulan yang lalu berakhir, saga transfer Daniel Sturridge berakhir di januari. Setelah harap harap cemas karena takut kasusnya bakalan seperti si Dempsey, akhirnya Daniel Sturridge resmi merapat ke Anfield dengan transfer senilai 12 Juta Pound (lebih murah dari Downing). Dan dia akan menggunakan nomor punggung 15. Temen ane yang ngepens berat sama si Dani ini katanya udah mau order jersey ketiga dengan nameset Sturridge #Respect

Si Daniel "@papangggg" Sturridge resmi bergabung LFC


Bergabungnya Dani masih belum membuat media berhenti untuk mengaitkan Liverpool dengan sejumlah nama. Masih ada sederetan nama yang tiap hari muncul di temlen dan agennya dikatakan udah berbicara dengan petinggi klub. Mulai dari David Villa, Llorente, Tello, Cavani dan masih banyak lagi. Yang pasti bikin nyesek men. Lebih kita tunggu pengumuman resmi dari klub, daripada percaya sama isu isu yang gak jelas asal muasalnya.

Sebenarnya apa sih yang masih perlu diperbaiki dari skuad Liverpool saat ini? Ini adalah pandangan ane sebagai pecinta Liverpool yang gak ngerti soal taktik sama sekali, ane hanya menikmati permainan Liverpool dan gak bisa nge-judge taktik om Rodgers.
Berkaca dari kekalahan melawan Aston Villa dan Stoke City, terlihat bahwa pertahanan Liverpool sudah tak sebaik musim lalu. Musim lalu semasih ada Lucas, Liverpool merupakan tim yang paling sedikit kebobolan (paling sedikit ngegol juga sih). Setelah Lucas absen pun sebenarnya Liverpool tidak terlalu berantakan defense-nya, atau mungkin ini karena Steve Clark? Melihat gaya permainan WBA sekarang, ane jadi kepikiran kalo Rodgers musti belajar caranya bertahan ama Steve Clark #IMO
Gak pengen coba beli bek baru Ndan? Pelapis Enrique atau pelapis Agger & Skrtel. Tapi itu urusan om Rodgers dan para petinggi klub, semoga mereka tau apa yang mereka lakukan.

Isu transfer yang paling mengguncang jagat raya belakangan ini adalah perihal bakal kembalinya Xabi Alonso ke Liverpool setelah dikabarkan tidak ingin memperpanjang kontraknya bersama Real Madrid. Para kopites yang masih belum move on dari Alonso pun menyambut dengan sukacita rumor ini, padahal ntar kalo di PHP dan gagal gabung nyeseknya luar biasa itu. Sudahlah, mari kita nikmati Januari ini dengan rumor rumor transfer yang semakin PHP.
You’ll Never Walk Alone

PHP tingkat tertinggi di Bursa Transfer

 Kenapa gak sekalian beli yang di bawah ini aja......

Ndan, lumayan nih buat nemenin Gerrard

kalau ini di rolling sama Sterling gimana ??


Kayaknya bakalan seru nih kalo di duetkan dengan Suarez.... ya nggak??







Wednesday, January 2, 2013

QPR (0) vs (3) Liverpool


Gara gara “sibuk” taun baruan ane jadi lupa ngepost perihal kemenangan Liverpool atas QPR. Maklum lagi dalam masa transisi, susah mau ngebagi waktu (alibi macam apa ini). Liverpool menang lho lawan QPR, 3-0. El Pistolero berhasil mencetak dua gol ditambah satu gol dari si Preman Anfield Daniel “Fvckin” Agger. Ane sendiri berasa mimpi karena bisa lead 3-0 dalam waktu yang cukup singkat, bahkan sempat berpikir jangan jangan ini dunia udah mau kiamat.

Ane sendiri kurang ingat Liverpool mainnya kayak gimana, yang penting menang men. Bahkan jeda babak pertama ane lupa bagaimana caranya bisa sampai ke homebase. Ini efek akibat minum 40% terlalu banyak. Tapi kalo menang mah, mau muka tebal kayak gimana juga gak bakalan masalah.

Adakah sesuatu yang baru pada pertandingan itu? Ada dong, akhirnya si Hendo bisa menunjukkan skill dan kemampuannya ketika dia bermain bersama Gerrard. Emayzing men, gol pertama merupakan umpan dari Hendo. Semoga dia bisa mempertahankan peformanya dan nggak “nervous” ketika bermain bersama sang Captain.

Ball possesion menang dan skor akhir juga menang, itu yang kita butuhkan. Ngapain juga harus nguasai bola sampai 80% tapi ujung ujungnya juga kalah? Pait men pait. Tapi yang paling utama tentu saja sekarang si Stewie Downing selalu menjadi langganan starting line up. Setidaknya ini bisa mengurangi kekhawatiran para pemilik jersey nameset Downing kalau dia bakalan dijual (termasuk ane, jerseynya baru datang satu bulan L)

Gol  pertama menjadi bukti bahwa skill dribbling Suarez benar benar dewa, and for QPR supporter “BOO if you scare with Him”. He cheat, he dives, and he scores.... problem ???? Entah ane sampai sekarang masih penasaran dengan cara Kenny bernegosiasi sehingga bisa dapat pemain sekelas Luis Suarez, padahal ketika dibeli prestasi Liverpool benar benar sedang pasa masa terburuk di era pergantian Hodgson ke King Kenny. Tapi sekarang kita punya salah satu striker terbaik dunia setelah era si “You Know Who” yang sekaarang sedang reuni dengan Rafa. Go Go Suarez...

                                         BOO IF YOU SCARE WITH HIM !!!